Aku
tak pernah bermaksud melebihi apa yang aku pahami, melampaui apa yang aku
alami, menghakimi apa yang aku hadapi. Bukan apa-apa, pengalamanku tentunya tak
seberapa dibandingkan sekian peristiwa yang tak mungkin aku jalani semuanya.
Andai
dunia adalah sumur, tak setiap saat aku sempat menimba air di sana. Bahkan, aku
tak cukup mampu melihat jernih atau kotorkah airnya. Aku sering berpikir,
jangan-jangan aku hanyalah orang yang kebetulan mampir bukan karena kehausan,
melainkan karena sedikit paham akan fungsi air dan sumur. Aku menimba dan
menikmati airnya, entah menyegarkan atau justru bikin perut sakit. Aku masih harus belajar tentang maksud dan makna menimba air dari sumur.
Tapi sejujurnya, aku membela apa yang aku suka.